Equityworld – Saham-saham global bergerak ragam pada Rabu (22/09) pagi. Pergerakan ini terjadi usai munculnya berita dari perusahaan China Evergrande yang terlilit utang tampaknya akan membayar bunga obligasi yang jatuh tempo pada Kamis.
Indeks KOSPI bergerak naik 0,33% di 3.140,51 pukul 10.33 WIB menurut data Investing.com, S&P/ASX 200 di Australia menguat 0,83% ke 7.334,50, sedangkan Nikkei turun 0,48% di 29.695,50 dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 0,93% ke 6.117,00.
Tapi Shanghai Composite turun 0,29% ke 3.603,41 pukul 10.39 WIB dan SZSE Component melemah 0,95% di 14.222,43.
Diberitakan Reuters Rabu (22/09), pernyataan tersebut menebarkan aura positif ke pasar keuangan meski ada beberapa indeks bergerak melemah menjelang keputusan Federal Reserve pada Rabu setempat atau Kamis dini hari WIB yang kemungkinan akan memberikan indikasi pengurangan aset.
Sebagian besar analis berpikir The Fed tidak akan merinci tentang rencana pengurangannya tetapi mengatakan risiko terletak pada “dot plot” anggota dewan dari proyeksi suku bunga.
Hasil pertemuan Fed diumumkan pada pukul 1800 GMT dan konferensi pers Ketua Fed Powell berlangsung setengah jam kemudian.
Saham-saham di China masih melemah setelah menjalani libur namun tidak terlalu dalam setelah berita itu dirilis pasca aksi jual saham dunia sebelumnya akibat kekhawatiran kesulitan bayar utang Evergrande.
Pasar Hong Kong ditutup libur hari ini.
Sebelumnya, Hengda Real Estate Group Co Ltd, anak usaha utama China Evergrande Group, menyatakan akan membayar tepat waktu kupon bunga obligasi 5,8% untuk tenor September 2025 pada Kamis (23/09).
Pembayaran kupon mencapai jumlah angka 232 juta yuan ($35,88 juta) dan induk perusahaan tampaknya juga akan membayar kupon obligasi dolar luar negeri senilai $83,53 juta pada hari Kamis juga. Tapi tidak disebutkan adanya pembayaran kupon luar negeri dalam laporan pengajuan ke otoritas bursa Shenzhen.
Sumber : Investing
Equityworld Futures