
equityworld – Minyak rebound pada Rabu (21/4) setelah membukukan penurunan terbesar dalam hampir dua minggu karena para pedagang mempertimbangkan prospek permintaan energi global, dan laporan industri yang menunjukkan penurunan stok AS.
West Texas Intermediate naik menuju $104 per barel di awal perdagangan Asia setelah jatuh lebih dari 5% pada hari Selasa. Penurunan itu terjadi setelah Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas perkiraannya untuk pertumbuhan ekonomi dunia setelah invasi Rusia ke Ukraina dan di tengah lockdown virus baru di China.
Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei naik 1,1% menjadi $103,73 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 08:08 pagi waktu Singapura.
Kontrak Juni yang lebih aktif bertambah 1,1% menjadi $103,19 per barel.
Minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni naik 0,9% menjadi $108,22 per barel di ICE Futures Europe exchange. (Arl)
Sumber : Bloomberg, ewfpro