PT Equityworld Futures | IHSG Sudah di Kembali ke Level 6.909, Saatnya Buy On Weakness Saham Ini

equityworld – Laporan pertumbuhan ekonomi Indonesia belum bisa membantu laju penurunan harga saham IHSG. Investor ditengarai mencari tempat aman di tengah sikap agresif bank sentral AS (Federal Reserve) dalam melawan lonjakan inflasi.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menjelaskan pertumbuhan ekonomi masih sesuai ekspektasi dan daya beli masih terjaga.

“Oleh sebab itu kami melihat pertumbuhan ekonomi masih berjalan di arah yang benar, meskipun secara tingkat akselerasi sedikit melambat karena adanya PPKM,” jelasnya kepada Investing, Selasa (10/5).

Ia menambahkan kuartal II-2022 perrtumbuhan ekonomi masih dapat tumbuh positif, meskipun ada potensi yang lebih besar untuk mengalami penurunan dibandingkan kuartal I-2022 akibat tingginya ketidakpastian global.

Meski bursa saham rontok pada saat pengumuman pertumbuhan ekonomi, Ia melihat bahwa saham-saham di Jakarta Stock Exchange Compositemasih bisa diambil keuntungannya.

“Kami melihat saham perbankan, energi, minyak, infrastruktur masih sangat layak untuk dibeli,” jelasnya

M. Nafan Aji Gusta Utama, Senior Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia menambahkan untuk saham metal mining masih overweight. “Bisa dicek saham Vale Indonesia Tbk (JK:INCO)dan Timah Persero Tbk (JK:TINS),” jelasnya.

Berikut Rekomendasi Saham Teknikal dari BRI (JK:BBRI) Danareksa Sekuritas untuk Selasa 10 Mei 2022:

Jakarta Stock Exchange Composite
Last Price : 6.909

IHSG diprediksi bergerak mixed cenderung melemah terbatas, Indikator MACD negatif menguat, Indikator Stochastic netral melemah menuju area oversold, Indikator RSI netral melemah menuju area oversold

Surya Esa Perkasa Tbk (JK:ESSA)– Buy On Weakness
Trading Range : 1.150 – 1.345

Volume transaksi stabil meningkat dibawah rata-rata, Indikator MACD negatif melemah, Indikator Stochastic netral konsolidasi, Indikator RSI netral konsolidasi

Mitra Adiperkasa Tbk (JK:MAPI)– Buy On Weakness
Trading Range : 845 – 940

Volume transaksi stabil meningkat dibawah rata-rata, Indikator MACD negatif, Indikator Stochastic netral konsolidasi, Indikator RSI netral konsolidasi

Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk PT (JK:SIDO)– Buy On Weakness
Trading Range : 905 – 970

Volume transaksi stabil meningkat dibawah rata-rata, Indikator MACD positif menguat, Indikator Stochastic netral konsolidasi, Índikator RSI netral konsolidasi

Adi Sarana Armada Tbk (JK:ASSA) – Sell
Trading Range : 2.280 – 2.580

Volume transaksi stabil dibawah rata-rata, Indikator MACD negatif menguat, Indikator Stochastic netral melemah menuju area oversold, Indikator RSI netral melemah menuju area oversold

Semen Indonesia Persero Tbk (JK:SMGR)- Sell
Trading Range : 5.750 – 6.725

Sumber : Investing

PT Equityworld Futures

Published by PT Equityworld Futures Cyber2

PT. Equityworld Futures merupakan salah satu anggota Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange) yang resmi berdiri pada tahun 2005. Perusahaan telah berkembang pesat seiring meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi di produk-produk finansial.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started