
equityworld – Saham-saham berjangka AS bergerak melemah selama Senin (13/06) pagi ini, setelah indeks acuan utama ditutup turun pada hari Jumat untuk mencatat pelemahan mingguan terbesar dalam 5 bulan pasca angka inflasi yang tinggi mengguncang sentimen risiko.
Pada pukul 08.18 WIB, Dow Jones futures jatuh 1,02% di 31.074,0, S&P 500 futures anjlok 1,42% ke 3.845,4, Nasdaq 100 futures anjlok 1,87% di 11.612,0 menurut data Investing.com
Pelaku pasar akan memantau dengan cermata data penjualan ritel baru minggu ini serta keputusan suku bunga Federal Reserve AS, di mana pengambil kebijakan diperkirakan akan mengumumkan setidaknya 50 bps kenaikan suku bunga dalam upaya untuk mencegah melonjaknya tekanan inflasi.
Selama sesi reguler Jumat, Dow Jones Industrial Average jatuh 880 poin atau 2,7% menjadi 31.392.8, S&P 500 kehilangan 117 poin atau 2,9% menjadi 3.900,8 dan NASDAQ Composite mundur 414,2 poin atau 3,5% ke 11.340.
Investor mundur karena tingkat inflasi tahunan di AS tanpa diduga meningkat menjadi 8,6% pada Mei 2022, tingkat tertinggi sejak Desember 1981 dan mengalahkan perkiraan pasar sebesar 8,3%, sementara {{ecl -736||IHK inti}}, yang mengecualikan harga makanan dan energi juga berada di atas perkiraan sebesar 6%. Pada saat yang sama, sentimen konsumen Michigan turun ke rekor terendah 50,2 di bulan Juni, memperkuat kekhawatiran akan resesi yang mengancam.
Di pasar obligasi, imbal hasil Amerika Serikat 10 Tahun terus naik dan sempat berada di tertinggi baru 4 tahun sebesar 3,159%.
Sumber : Investing