
equityworld – Harga emas mempertahankan kenaikan baru-baru ini pada hari Rabu (24/8) karena dolar sedikit mundur karena data ekonomi yang lemah, diikuti fokus sekarang beralih pada komentar dari Federal Reserve mengenai jalur suku bunga.
Emas berjangka turun 0,1% menjadi $1.759,25 per ons, sementara emas di pasar spot turun 0,1% menjadi $1.746,33 per ounce pada 21:41 waktu timur AS (01:41 GMT). Tetapi kedua instrumen sebagian besar mempertahankan kenaikan yang dibuat pada kemarin, di mana data PMI yang lemah menarik indeks dolar turun dari level tertinggi hampir 20 tahun.
Tetapi dolar menahan kerugiannya setelah Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari mengatakan bank sentral akan terus mengetatkan kebijakan sampai inflasi jelas terkendali. Skenario seperti itu cenderung negatif untuk harga emas.
Emas telah kehilangan hampir semua kenaikannya tahun ini karena meningkatnya dolar dan suku bunga AS membuat para pedagang beralih dari logam kuning.
Fokus sekarang adalah pada pidato Ketua Fed Jerome Powell di Jackson Hole Symposium pada hari Jumat, yang diharapkan memberikan lebih banyak isyarat mengenai kebijakan moneter. Pedagang secara luas mengharapkan Ketua untuk mempertahankan sikap hawkish-nya, yang akan menandai kenaikan suku bunga yang lebih tajam tahun ini.
Logam mulia lainnya diperdagangkan lebih rendah pada hari ini, tetapi mempertahankan sebagian besar kenaikan yang dibuatnya kemarin. Platinum dan perak berjangka masing-masing turun 0,5%.(yds)
Sumber: Investing.com, ewfpro