PT Equityworld Futures – Permintaan Global Minyak Akan Tumbuh Sebesar 1.9 Juta BPD pada 2024, Menurut Wood Mac

Menurut Reuters, permintaan global minyak diperkirakan akan tumbuh sebesar 1.9 juta barel per hari (BPD) pada tahun ini, menurut prediksi dari perusahaan riset energi Wood Mackenzie. Proyeksi ini mendekati perkiraan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk tahun 2024.

Proyeksi Pertumbuhan Permintaan

Dalam pernyataan yang dibagikan kepada delegasi pada acara Wood Mac di Konferensi Institute Energi di London, Wakil Presiden Riset Minyak Wood Mac, Alan Gelder, memprediksi, seperti kebanyakan peramal lainnya, bahwa sebagian besar kenaikan itu akan berasal dari China dan India.

Perbedaan Proyeksi

Proyeksi pertumbuhan permintaan minyak pada tahun 2024 berbeda secara dramatis, mencerminkan pandangan yang kontras tentang seberapa cepat dunia akan beralih dari bahan bakar fosil. OPEC mempercayai penggunaan minyak akan terus meningkat dalam dua dekade mendatang, sementara International Energy Agency (IEA), yang mewakili negara-negara industri, memprediksi puncaknya akan terjadi pada tahun 2030.

Proyeksi OPEC dan IEA

OPEC memperkirakan akan ada pertumbuhan permintaan yang relatif kuat sebesar 2.25 juta BPD, sementara International Energy Agency memperkirakan pertumbuhan yang lebih lambat sebesar 1.22 juta BPD.

Survei Reuters

Sementara itu, survei Reuters yang luas menunjukkan bahwa sebagian besar analis memperkirakan permintaan minyak global akan tumbuh antara 1 juta hingga 1.5 juta BPD pada tahun 2024.

Proyeksi untuk 2025

Prediksi Wood Mac untuk pertumbuhan permintaan pada 2025 lebih rendah, sebesar 1.4 juta BPD. OPEC memperkirakan pertumbuhan sebesar 1.85 juta BPD pada 2025, sementara IEA diperkirakan akan mengungkapkan prediksinya untuk 2025 pada bulan April.

Tindakan OPEC+

OPEC+ telah menerapkan pemotongan produksi sejak akhir 2022 untuk mendukung pasar, karena produksi di AS dan produsen non-anggota lainnya telah meningkat. Pada November, OPEC+ setuju untuk pemotongan produksi sukarela sekitar 2.2 juta BPD untuk kuartal pertama. Pekan ini, sumber mengatakan kepada Reuters bahwa OPEC+ sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang pemotongan itu hingga kuartal kedua, dan bisa menjaganya hingga akhir tahun.

Dampak Harga Minyak

Harga minyak telah mendapat dukungan tahun ini dari meningkatnya ketegangan geopolitik, termasuk serangan oleh kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran terhadap pengiriman di Laut Merah, meskipun kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi dan tingkat suku bunga tinggi di ekonomi Barat telah memberi tekanan.

Brent crude diperdagangkan di atas $83 per barel pada hari Kamis.

Sumber: Investing

PT Equityworld Futures

Published by PT Equityworld Futures Cyber2

PT. Equityworld Futures merupakan salah satu anggota Bursa Berjangka Jakarta (Jakarta Futures Exchange) yang resmi berdiri pada tahun 2005. Perusahaan telah berkembang pesat seiring meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi di produk-produk finansial.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started