
Persediaan minyak di Amerika Serikat naik lebih sedikit dari yang diperkirakan, menurut laporan API pada Selasa, menunjukkan peningkatan permintaan setelah beberapa minggu peningkatan yang jauh lebih kuat dari yang diharapkan.
Pergerakan Harga
- Minyak Mentah WTI Futures, benchmark Amerika Serikat, diperdagangkan pada $78,45 per barell setelah laporan itu, setelah turun 0,9% menjadi $78,02 per barell.
Data Persediaan
- Persediaan minyak mentah AS naik sekitar 423.000 barel untuk minggu yang berakhir pada 1 Maret, dibandingkan dengan penambahan 8,4 juta barel yang dilaporkan oleh API untuk minggu sebelumnya. Para ekonom mengharapkan peningkatan sekitar 2,6 juta barel.
Laporan Lengkap
- Data API juga menunjukkan bahwa persediaan bensin turun sekitar 2,8 juta barel, dan persediaan distilat turun 1,8 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi penurunan sekitar 1,4 juta barel dan 400.000 barel, masing-masing.
Proyeksi Lain
- Laporan persediaan resmi pemerintah yang akan dirilis Rabu diperkirakan akan menunjukkan peningkatan persediaan minyak mentah AS sekitar 2,6 juta barel minggu lalu.
Tinjauan Singkat
Artikel ini memberikan gambaran singkat tentang kondisi persediaan minyak mentah AS, mengikuti laporan API terbaru. Dengan peningkatan persediaan yang lebih rendah dari yang diperkirakan, pasar dan para ekonom akan memperhatikan pergerakan harga dan dampaknya terhadap ekonomi dan pasar global.
Pasar minyak mentah telah menunjukkan volatilitas yang cukup besar, dan laporan-laporan seperti ini menjadi penting untuk memahami arah pasar ke depannya. Pergerakan harga minyak akan menjadi perhatian utama para pelaku pasar dan investor dalam beberapa waktu ke depan.
Dengan peningkatan yang kurang dari yang diperkirakan, ada potensi bagi harga minyak untuk tetap stabil atau mungkin mengalami sedikit peningkatan. Namun, faktor-faktor seperti permintaan, produksi, dan kebijakan energi global tetap menjadi faktor utama yang akan mempengaruhi pergerakan harga minyak ke depannya.
Sumber: Investing