
Emas turun dari level tertingginya sebelumnya menjelang publikasi laporan tenaga kerja AS yang diharapkan akan mempengaruhi kebijakan suku bunga Federal Reserve.
Penurunan Harga Emas
Pada hari Jumat, 5 April 2024, harga emas turun untuk hari kedua berturut-turut, mengalami penurunan sebesar 1%. Penurunan ini terjadi menjelang rilis data nonfarm payrolls yang diperkirakan akan menunjukkan penambahan tenaga kerja di Amerika Serikat selama bulan Maret.
Komentar Hawkish
Komentar hawkish yang disampaikan oleh Ketua Federal Reserve Minneapolis, Neel Kashkari, juga memberikan tekanan tambahan pada harga emas. Komentar tersebut menyebabkan kekhawatiran terkait prospek penurunan suku bunga, yang pada gilirannya mempengaruhi harga emas yang biasanya mendapat keuntungan dari suku bunga yang lebih rendah.
Performa Mingguan
Meskipun mengalami penurunan dalam dua hari terakhir, emas masih berada dalam jalur kenaikan mingguan ketiga berturut-turut. Pada beberapa minggu sebelumnya, emas mencetak serangkaian rekor harga tertinggi.
Faktor Pendukung Harga Emas
Optimisme terkait kebijakan moneter Federal Reserve yang semakin mendekati poros yang dinantikan telah mendorong kenaikan harga emas. Selain itu, meningkatnya ketegangan geopolitik di beberapa wilayah, termasuk Timur Tengah dan Ukraina, juga menambah daya tarik emas sebagai aset safe haven.
Kondisi Perdagangan
Harga emas di pasar spot mengalami penurunan sebesar 0,8%, turun menjadi $2,273.34 per ons pada pukul 10:39 pagi di Singapura. Namun, secara mingguan, harga emas masih naik sebesar 2%.
Perak dan Logam Lainnya
Selain emas, harga perak juga mengalami penurunan pada hari Jumat, meskipun masih mencatat kenaikan sekitar 6% selama minggu ini. Platinum dan paladium juga mengalami penurunan.
Outlook dan Proyeksi
Indeks kekuatan relatif 14 hari menunjukkan kemungkinan adanya penurunan harga emas dalam waktu dekat. Namun, para investor tetap waspada terhadap perubahan harga yang bisa terjadi sebagai respons terhadap berita dan perkembangan terkini di pasar global.
Penutup
Dengan harga emas yang turun dari rekor tertingginya sebelumnya, pasar keuangan terus memperhatikan laporan tenaga kerja AS serta perkembangan lainnya yang dapat memengaruhi kebijakan moneter Federal Reserve. Para investor diharapkan tetap waspada terhadap dinamika pasar yang terus berubah.
Sumber: Bloomberg, ewfpro