
Pada hari Kamis (4/7), dolar melemah setelah data ekonomi AS terus menunjukkan perlambatan pertumbuhan. Meskipun demikian, hal ini tidak memberikan sedikit bantuan kepada yen, yang berada di level terendah dalam 38 tahun. Hal tersebut membuat pasar tetap waspada terhadap intervensi pemerintah.
Keadaan Mata Uang
Euro bertahan tidak jauh dari level tertingginya dalam tiga minggu terhadap greenback, sementara sterling juga menguat menjelang pemilu Inggris yang berlangsung hari ini.
Indeks Dolar
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, berada di level 105,28 setelah sempat melemah ke level terendah sejak 13 Juni di 105,04 pada hari Rabu.
Data Ekonomi AS
Data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan pada hari Rabu, termasuk laporan jasa yang lemah dan laporan ketenagakerjaan ADP, menggambarkan perekonomian yang sedang melambat. Hal ini menyusul peningkatan permohonan awal tunjangan pengangguran AS pada minggu lalu.
Perkembangan Lainnya
Mata uang Jepang menguat 0,11% versus greenback di 161,53. Yen juga mendekati titik terendah sepanjang masa di 174,48 terhadap euro yang dicapai pada hari Rabu.
Di tempat lain, sterling bertahan menjelang pemilu di Inggris setelah menguat terhadap dolar semalam. Mata uang ini diperdagangkan pada $1,2744, naik 0,03% hari ini.
Sumber: Reuters
Dari sini, terlihat bahwa pasar forex terus mengalami perubahan yang signifikan seiring dengan perkembangan ekonomi global. Para investor perlu memperhatikan dengan seksama data ekonomi dan berita terkini untuk membuat keputusan investasi yang tepat.
Terus pantau perkembangan pasar forex melalui Equityworld Futures untuk mendapatkan informasi terbaru dan analisis mendalam mengenai pergerakan mata uang dunia. Jangan lewatkan kesempatan untuk meraih kesuksesan dalam investasi forex Anda.
Sumber: Reuters, ewfpro