PT Equityworld Futures | Harga Minyak Stabil Jelang Pertemuan The Fed

equityworld – Minyak stabil menjelang pertemuan Federal Reserve yang diperkirakan akan melihat pengetatan moneter lebih lanjut guna memerangi kenaikan inflasi AS.

West Texas Intermediate diperdagangkan mendekati $119 per barel setelah turun 1,7% pada Selasa yang terbesar dalam tiga pekan terakhir di tengah tanda-tanda AS mungkin mempertimbangkan pajak atas keuntungan perusahaan energi untuk mengendalikan pajak dan inflasi. The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin pada hari Rabu (16/9).

Invasi Rusia ke Ukraina telah memicu inflasi setelah meningkatkan arus perdagangan global dan memperketat pasar minyak mentah dan bahan bakar. Harga bensin eceran AS telah berulang kali memecahkan rekor dan mencapai $5 per galon. Badan Energi Internasional akan memberikan gambaran mengenai pasar minyak pada hari Rabu.

WTI untuk pengiriman Juli stabil di $118,84 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 8:15 pagi di Singapura.

Kontrak berjangka pada hari Selasa turun terbesar sejak 23 Mei.

Jenis Brent untuk pengiriman Agustus turun 0,2% menjadi $120,91 per barel di ICE Futures Europe exchange.

American Petroleum Institute melaporkan persediaan bensin AS turun 2,16 juta barel pekan lalu. Stok minyak mentah di pusat penyimpanan utama di Cushing turun 1,07 juta barel, kata API. Data Administrasi Informasi Energi akan dirilis Rabu malam.(yds)

Sumber: Bloomberg, ewfpro

PT Equityworld Futures

PT Equityworld Futures | Emas Tahan Penurunan Terbesarnya di Tengah Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga Fed

equityworld – Emas stabil pasca membukukan penurunan terbesar dalam tiga bulan di tengah kekhawatiran bahwa Federal Reserve dapat mempertimbangkan kenaikan suku bunga terbesar sejak 1994 ketika melakukan pertemuan di pekan ini guna mengendalikan inflasi yang terus tinggi.

Ketua Jerome Powell telah mengindikasikan setelah pertemuan bank sentral pada awal Mei bahwa mereka akan bergerak untuk menaikan suku bunga setengah poin pada bulan Juni dan Juli selama data ekonomi dating seperti yang diharapkan.

Saat ini para pedagang meningkatkan spekulasi pada kenaikan 75 basis poin setelah data Jumat menunjukkan indeks harga konsumen AS naik ke level tertinggi baru 40 tahun pada bulan lalu. Sementara emas batangan awalnya naik pasca data IHK, prospek suku bunga yang lebih tinggi membebani logam mulia tanpa bunga.

Harga emas di pasar spot sedikit berubah diperdagangkan di level $1,818,81 per troy ons pada 7:46 pagi di Singapura, setelah jatuh 2,8% pada hari Senin, yang terbesar sejak 9 Maret. Sementara indeks Spot Dolar Bloomberg datar setelah naik 1,1% di sesi sebelumnya. Perak stabil, sementara platinum naik tipis. Palladium diperdagangkan pada level terendah tahun ini.(yds)

Sumber: Bloomberg, ewfpro

PT Equityworld Futures

PT Equityworld Futures | DOW S&P Futures Anjlok 1,42% Pasca Melonjaknya Tingkat Inflasi AS

equityworld – Saham-saham berjangka AS bergerak melemah selama Senin (13/06) pagi ini, setelah indeks acuan utama ditutup turun pada hari Jumat untuk mencatat pelemahan mingguan terbesar dalam 5 bulan pasca angka inflasi yang tinggi mengguncang sentimen risiko.

Pada pukul 08.18 WIB, Dow Jones futures jatuh 1,02% di 31.074,0, S&P 500 futures anjlok 1,42% ke 3.845,4, Nasdaq 100 futures anjlok 1,87% di 11.612,0 menurut data Investing.com

Pelaku pasar akan memantau dengan cermata data penjualan ritel baru minggu ini serta keputusan suku bunga Federal Reserve AS, di mana pengambil kebijakan diperkirakan akan mengumumkan setidaknya 50 bps kenaikan suku bunga dalam upaya untuk mencegah melonjaknya tekanan inflasi.

Selama sesi reguler Jumat, Dow Jones Industrial Average jatuh 880 poin atau 2,7% menjadi 31.392.8, S&P 500 kehilangan 117 poin atau 2,9% menjadi 3.900,8 dan NASDAQ Composite mundur 414,2 poin atau 3,5% ke 11.340.

Investor mundur karena tingkat inflasi tahunan di AS tanpa diduga meningkat menjadi 8,6% pada Mei 2022, tingkat tertinggi sejak Desember 1981 dan mengalahkan perkiraan pasar sebesar 8,3%, sementara {{ecl -736||IHK inti}}, yang mengecualikan harga makanan dan energi juga berada di atas perkiraan sebesar 6%. Pada saat yang sama, sentimen konsumen Michigan turun ke rekor terendah 50,2 di bulan Juni, memperkuat kekhawatiran akan resesi yang mengancam.

Di pasar obligasi, imbal hasil Amerika Serikat 10 Tahun terus naik dan sempat berada di tertinggi baru 4 tahun sebesar 3,159%.

Sumber : Investing

PT Equityworld Futures

PT Equityworld Futures | ANALIS MARKET (10/6/2022) : IHSG Diperkirakan Bergerak Melemah

equityworld – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, IHSG melemah tipis pada perdagangan kemarin (09/6), ditutup di level 7182,83 (-0,15%). Pergerakan IHSG sempat menyentuh titik high sekitar 0,9%, hal ini mengindikasikan bahwa investor melakukan take profit, dan meski begitu investor asing tetap membukukan net buy yang cukup besar. Pelemahan IHSG disebabkan oleh sektor Transportasi (-1,57%), sektor kesehatan (-0,84%), dan sektor properti (-0,83%). Investor asing tercatat membukukan net buy sebesar Rp 902,64 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli adalah BMRI, BBRI, ASII. Secara teknikal analis, pelemahan IHSG pada perdagangan kemarin cukup meresahkan dari sudut pandang analisa teknikal. Pasalnya, candle yang terbentuk terlihat seperti grave doji, mengindikasikan banyaknya investor yang melakukan take profit. Selain itu, bentuk spike yang memanjang ke atas pada IHSG terlihat serupa dengan spike yang terbentuk pada tanggal 3/6 lalu, mengindikasikan bahwa di sekitar level 7200 adalah resistance yang kuat. Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu: PTBA, ARTO, BBYB, ADMR, ISAT, JSMR, IPPE, ADHI.

Sementara itu, bursa AS mengalami penurunan tajam karena kecemasan investor meningkat menjelang laporan data inflasi yang diperkirakan akan tetap tinggi pada periode bulan Mei. Ditambah lagi, investor juga khawatir terhadap tingkat imbal hasil obligasi negara yang masih bertengger di atas level 3%.

MARKET OUTLOOK

Bursa Asia pada perdagangan Jumat (10/6) pagi ini, diperdagangkan di zona merah yang cukup dalam, indeks Nikkei melemah 1,2%, dan indeks Kospi melemah 1,1% pada saat laporan ini ditulis. Serupa dengan bursa AS, para investor di bursa Asia mengantisipasi kenaikan inflasi yang akan diumumkan di China pada pagi hari ini yang diperkirakan masih akan tinggi di sekitar 2%.

Dari dalam negeri, IHSG pada hari ini kami perkirakan akan bergerak negatif mengikuti pergerakan yang terjadi pada bursa AS dan bursa Asia.

“IHSG akan bergerak pada rentang 7120 – 7240,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (10/6/2022).

Sumber : Pasardana, Investing

PT Equityworld Futures

PT Equityworld Futures | Investor Menunggu Keputusan Kebijakan Bank Sentral, Emas Stabil

equityworld – Emas stabil karena para pedagang menunggu keputusan dari bank sentral utama tentang prospek kebijakan moneter mereka di tengah risiko inflasi yang terus tinggi dan pertumbuhan yang melambat.

Bullion telah diperdagangkan dalam kisaran kecil bulan ini karena bank sentral menaikkan biaya pinjaman untuk menahan inflasi, meskipun kekhawatiran atas penurunan ekonomi global telah mendukung permintaan untuk aset haven.

Bank Sentral Eropa akan mengakhiri triliunan euro pembelian aset dan memperkuat jalan untuk keluar dari suku bunga negatif delapan tahun pada pertemuannya Kamis. Investor sekarang berspekulasi bahwa mengakhiri kebijakan di bawah nol bisa terwujud secepatnya di bulan Juli. Sementara itu, Federal Reserve diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada pertemuan 14-15 Juni nanti.

Emas spot datar di $1.853,33 per ons pada pukul 7:55 pagi di Singapura. Indeks Spot Bloomberg Dollar Spot setelah naik 0,3% di sesi sebelumnya. Perak dan platinum sedikit berubah, sementara paladium naik lebih tinggi.(mrv)

Sumber : Bloomberg, ewfpro

PT Equityworld Futures

PT Equityworld Futures | Pedagang Pertimbangkan Prospek Permintaan, Minyak Bertahan Dekat Level Tertinggi 3-Bulan

equityworld – Minyak stabil setelah ditutup pada level tertinggi tiga bulan dengan investor menimbang pasokan dan permintaan seiring musim mengemudi musim panas AS yang meningkat dan China kembali dibuka dari lockdown virus yang melumpuhkan.

West Texas Intermediate berjangka diperdagangkan di atas $119 per barel setelah ditutup lebih tinggi 0,8% pada hari Selasa. American Petroleum Institute melaporkan bahwa stok bensin AS naik 1,82 juta barel pekan lalu, menurut orang yang mengetahui data tersebut. Itu tidak mungkin memberikan banyak bantuan untuk pasar yang ketat, dengan pasokan pada tingkat musiman terendah dalam sembilan tahun.

WTI untuk pengiriman Juli stabil di $119,34 per barel di New York Mercantile Exchange pada 7:47 pagi di Singapura.

Brent untuk pengiriman Agustus ditutup 0,9% lebih tinggi pada $120,57 per barel di ICE Future Europe exchange pada hari Selasa.(mrv)

Sumber : Bloomberg, ewfpro

PT Equityworld Futures

PT Equityworld Futures | Pedagang Pertimbangkan Kejatuhan Rusia & Permintaan China, Minyak Naik

equityworld – Minyak naik lebih tinggi karena investor menilai prospek pasokan dan permintaan karena dampak dari invasi Rusia ke Ukraina menjungkirbalikkan arus perdagangan global dan China dengan hati-hati kembali dari pembatasan virus yang ketat.

West Texas Intermediate berjangka bergerak menuju $119 per barel setelah turun 0,3% pada hari Senin. India sedang mencari cara untuk meningkatkan impor minyak mentahnya dari Rusia, sementara minat di Asia akan minyak murah dari anggota OPEC+ telah berkontribusi pada permintaan yang lebih rendah dan turunnya nilai minyak AS. Beijing dan Shanghai melonggarkan pembatasan Covid yang diberlakukan untuk membendung penyebaran ketika infeksi secara nasional turun.

WTI untuk pengiriman Juli naik 0,3% menjadi $ 118,88 per barel di New York Mercantile Exchange pada 7:36 pagi di Singapura.

Brent untuk pengiriman Agustus ditutup 0,2% lebih rendah pada $119,51 per barel di ICE Futures Europe exchange pada hari Senin.(mrv)

Sumber : Bloomberg, ewfpro

PT Equityworld Futures

PT Equityworld Futures | IHSG di Atas 7.000, Pengamat Sarankan 3 Sektor Ini Untuk Dilirik

equityworldJakarta Stock Exchange Composite masih bertahan di atas 7.000 selama bulan Juni 2022. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan ditutup meningkat 2,23% pada posisi 7.182,961 dari 7.026,256 pada pekan sebelumnya. Kapitalisasi pasar Bursa selama sepekan turut mengalami kenaikan sebesar 1,61% sebesar Rp9.406,900 triliun dari Rp9.258,095 triliun pada penutupan pekan yang lalu.

Investor asing pada Jumat lalu mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp315,50 miliar dan sepanjang tahun 2022 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 65,723 triliun.

Sunar Susanto, pengamat Pasar Modal mengatakan selama indikator CDS dibawah 110 maka masih ada peluang IHSG untuk rally bahkan memecahkan rekor
baru All Time High. Berdasarkan data statistik Monthly Seasonality, probabilitas kenaikan IHSG selama 5 tahun terakhir di bulan Juni adalah 80% dengan kenaikan rata-rata 0.95%

“Ada tiga faktor yang menyumbang kenaikan IHSG. Pertama adalah kekayaan sumber daya alam Indonesia sepoerti Emas Hitam (Batu Bara), Emas Hijau (CPO) dan Nikel. Harga komoditas tersebut masih tinggi dan diperkirakan masih ada peluang naik lagi,” jelas Sunar Kepada Investing, Senin (6/6).

Kedua, neraca perdagangan yang kedepannya masih diperkirakan surplus Ketiga, tingkat inflasi yang terkendali dan suku bunga yang relatif rendah.

Untuk bulan ini Sunar mengungkapkan ada tiga sektor yang menarik untuk disimak pada bulan ini. Pertama, pada sektor Indonesia SE Basic Materials ada saham Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (JK:INKP), Semen Indonesia Persero Tbk (JK:SMGR), Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (JK:TKIM). Untuk sektor Indonesia SE Consumer Non-Cyclicals ada saham Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk PT (JK:HMSP), Charoen Pokphand Indonesia TBK PT (JK:CPIN), Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JK:JPFA), Mayora Indah Tbk (JK:MYOR), Unilever Indonesia Tbk (JK:UNVR). Ketiga emiten dari sektor IDX Infrastructure yakni Tower Bersama Infrastructure Tbk PT (JK:TBIG), Sarana Menara Nusantara Tbk (JK:TOWR), XL Axiata Tbk PT (JK:EXCL).

Sedangkan ia mengingatkan ada beberapa saham yang patut dihindari yakni Indonesia SE Technology, IDX Finance. Menurutnya walupun sudah mulai bangkit di pertengahan kedua di bulan Mei, sektor ini masih cenderung lesu.

Selanjutnya, sektor properti karena walaupun ada pertanda awal rebound di sektor properti di akhir bulan Mei, industri properti masih cenderung lesu di tambah dengan ancaman ke depannya kenaikan suku bunga

Kemudian sektor Indonesia SE Industrialskarena walaupun masih berhasil naik di bulan Mei, akan tetapi perlu diingat sektor ini hanya dikuasai oleh saham Astra International Tbk (JK:ASII)dan United Tractors Tbk PT (JK:UNTR)yang mana masih dalam satu group kepemilikan. Terakhir Indonesia SE Transportation karena fluktuasi tinggi

“Pada Minggu terakhir di bulan Mei, investor asing banyak melakukan pembelian di sektor Indonesia SE Energydan IDX Finance. Pada kedua sektor tersebut memang masih bagus kenaikannya, akan tetapi ada baiknya Investor domestik melirik sektor lain yang mulai bangkit dan mencari saham-saham yang fundamentalnya bagus di sektor tersebut,” jelasnya.

Sumber : Investing

PT Equityworld Futures

PT Equityworld Futures | Dolar Goyah Saat Pedagang Menunggu Pembaruan Pekerjaan AS

equityworld – Dolar turun menuju minggu pertama yang stabil dalam tiga minggu pada hari Jumat (3/6) karena para pedagang melihat data pekerjaan AS di kemudian hari sebagai petunjuk tentang seberapa jauh dan cepat Federal Reserve dapat menaikkan suku bunga.

Pasar telah mengunci kenaikan Fed 50 basis poin berturut-turut pada bulan Juni dan Juli tetapi dolar telah didorong sekitar minggu ini oleh ketidakpastian tentang apa yang terjadi setelah itu.

Dolar naik sepanjang awal minggu karena kekhawatiran bahwa rekor inflasi tinggi di Eropa adalah pertanda dari tingkat yang lebih tinggi secara tajam di mana-mana. Tapi itu jatuh semalam dan saham reli karena data ekonomi AS yang beragam memperkeruh prospek.

Dolar kehilangan sekitar 0,9% pada euro pada hari Kamis, jatuh ke $ 1,0750. Itu jatuh lebih jauh ke $ 1,0760 di awal sesi Asia menipis oleh liburan di China dan Hong Kong. Liburan di Inggris juga kemungkinan akan menipiskan perdagangan London.

Dalam aktivitas ringan, dolar kehilangan sekitar 0,5% pada yuan China hingga mencapai 6,6170.

Indeks dolar turun 0,1% pada 101,660 pada awal perdagangan hari Jumat dan datar untuk minggu ini – menghentikan penurunan, menyusul dua kerugian mingguan berturut-turut lebih dari 1%.

Sterling menahan kenaikan semalam di $ 1,2580. Dalam cryptocurrency, bitcoin berkisar sekitar $30.000. (knc)

Sumber : Reuters, ewfpro

PT Equityworld Futures

PT Equityworld Futures | Wall Street Melemah Dipicu Kekhawatiran Peningkatan Suku Bunga The Fed

equityworld – Wall Street melemah pada Rabu (1/6/2022) dipicu kekhawatiran peningkatan suku bunga Federal Reserve Amerika Serikat.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, turun 176,89 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 32.813,23. Indeks S&P 500 melemah 30,92 poin, atau sekitar 0,75 persen, menjadi 4.101,23. Indeks komposit Nasdaq melorot 86,93 poin, atau sekitar 0,72 persen, menjadi 11.994,46.

Data terbaru menunjukkan meski jumlah lowongan pekerjaan AS turun pada April, namun masih tetap berada di level tinggi. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa peningkatan gaji berkontribusi terhadap inflasi tinggi. Aktivitas manufaktur AS mengalami peningkatan melampaui ekspektasi pada Mei seiring tingginya permintaan.

Presiden The Fed San Francisco Mary Daly menyebutkan peningkatan suku bunga sebesar 0,5 persen dapat terjadi dalam beberapa bulan ke depan. Untuk mengatasi inflasi tinggi, The Fed harus meningkatkan suku bunga menjadi 2,5 persen secepat mungkin.

Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, hanya indeks sektor energi yang berakhir di teritori positif dengan penguatan 1,8 persen. Indeks sektor keuangan dan kesehatan masing-masing merosot 1,7 persen dan 1,4 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Juli 2022 turun 0,6 persen menjadi US$1.838 per ons. Indeks dolar AS naik 0,80 persen menjadi 102,58.

Bursa saham Eropa melemah pada Rabu, dengan indeks STOXX 600 Eropa merosot 1 persen, setelah data terbaru menunjukkan penjualan ritel Jerman turun 5,4 persen pada April.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 74,71 poin, atau sekitar 0,98 persen, menjadi 7.532,95. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 47,88 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 14.340,47.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, merosot 104,30 poin, atau sekitar 1,18 persen, menjadi 8.747,20. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 49,91 poin, atau sekitar 0,77 persen, menjadi 6.418,89.

Nilai tukar poundsterling melemah 0,9 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2505 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,1 persen menjadi 1,1723 euro per pound.

Sumber : Pasardana, Investing

PT Equityworld Futures

Design a site like this with WordPress.com
Get started