PT Equityworld Futures | S&P 500 Catatkan Penurunan Tajam Pertama dalam 2 Tahun, Nasdaq Composite Turun 2%

equityworld – Saham AS sebagian besar berakhir lebih rendah pada hari Senin, dengan Nasdaq Composite dan indeks S&P 500 menghasilkan penurunan paling kuat, karena investor mengkaji kembali invasi Rusia ke Ukraina sampai hari ke-19 ini dan menunggu dimulainya pertemuan penting Federal Reserve, dengan kenaikan suku bunga pertama. dalam waktu sekitar empat tahun diharapkan akan terjadi pada hari Rabu.

Dow Jones Industrial Average berakhir hampir datar di sekitar 32.945, dibantu oleh reli pada American Express Corp.

Indeks S&P 500 ditutup turun 0,7% pada 4.173, terbebani oleh penurunan sektor energi sebesar 2,9% dan penurunan sektor teknologi informasi sebesar 1,9%.

Sementara itu, Indeks Nasdaq Composite yang berbasis teknologi membukukan penurunan 2% menjadi berakhir di sekitar 12.581.(mrv)

Sumber : Marketwatch, ewfpro

PT Equityworld Futures

PT Equityworld Futures | Laba WTON Amblas 32 Persen Pada Tahun 2021

equityworld – PT Wijaya Karya Beton Tbk (IDX:WTON) mencatatkan laba bersih Rp82,908 miliar pada tahun 2021, anjlok 32,8 persen dibandingkan tahun 2020 yang terbilang Rp128,05 miliar.

Akibatnya, laba bersih per saham tersisa Rp9,51, lebih kecil dibandingkan akhir tahun 2020 sebesar Rp14,69.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2021 telah audit emiten penyedai beton ceton ini yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia(BEI), Senin(14/3/2022).

Jelasnya, pendapatan usaha menyusut 10,22 persen sedalam menjad Rp4,312 triliun. Rincinya, pendapatan dari produk putar turun 7,9 persen menjadi Rp1,582 triliun.  Senada, pendapatan dari produk non putar menyusut 2,2 persen menjadi Rp2,114 triliun. Bahkan, pendapatan konstruksi  anjlok 49,6 persen  tersisa Rp321,11 miliar.  Hanya pendapatan jasa yang tumbuh 4,6 persen menjadi Rp295,38 miliar.

Walau beban pokok pendapatan dapat ditekan sedalam 9,03 persen menjadi Rp4,087 triliun, tapi laba kotor tetap turun 27,18 persen menjadi Rp225,41 miliar.

Sementara itu, aset tumbuh 4,92 persen menjadi Rp8,928 triliun, hal itu dipicu pertumbuhan kewajiban sebesar 7,07 persen menjadi Rp5,480 triliun.

Patut diperhatikan, kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi terkuras 94,52 persen sisa Rp44,401 miliar, karena penerimaan kas dari pelanggan terpapas 19,31 persen sisa Rp4,841 triliun.

Sumber : Pasardana, Investing

PT Equityworld Futures

PT Equityworld Futures | Reli Minyak Mereda pasca Pekan yang Penuh Gejolak

equityworld – Minyak bersiap untuk kerugian mingguan terbesar sejak November, mengambil jeda setelah periode perdagangan yang bergejolak dan lonjakan harga yang di picu invasi Rusia ke Ukraina.

Minyak berjangka di New York naik mendekati $107 per barel pada hari Jumat, tetapi masih turun lebih dari 7% pekan ini setelah pasar diguncang oleh berita larangan AS atas impor minyak Rusia dan tanda perpecahan OPEC+. Dalam dua dari empat sesi perdagangan pekan ini, volatilitas minyak mentah Brent paling banyak dalam rekor melampaui $20 per barel.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman April naik 0,9% menjadi $106,95 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 8:12 pagi waktu Singapura setelah jatuh 2,5% pada hari Kamis.

Minyak Brent untuk pengiriman Mei ditutup 1,6% lebih rendah pada $109,33 per barel di ICE Futures Europe exchange pada hari Kamis. Minyak berjangka turun 7% minggu ini. (Tgh)

Sumber: Bloomberg, ewfpro

PT Equityworld Futures

PT Equityworld Futures | S&P 500 Naik 2,5% disaat Harga Komoditas Melemah, Dow Naik 700 Poin

equityworld – Saham AS membukukan kenaikan tajam pada Rabu (9/3) karena lonjakan harga komoditas baru-baru ini mereda sementara perang di Ukraina tetap berlanjut.

Dow Jones Industrial Average naik sekitar 710 poin, atau sekitar 2,2%, dibantu oleh kenaikan di Salesforce, Nike dan JPMorgan. S&P 500 naik sekitar 2,5% dan Nasdaq Composite yang berfokus pada teknologi naik sekitar 3%.

Pemantulan terjadi setelah pasar jatuh untuk hari keempat pada hari Selasa, dengan S&P 500 dan Dow jatuh lebih dalam ke wilayah koreksi dan Nasdaq Composite menambah kerugian pasar bearishnya. (Arl)

Sumber : CNBC, ewfpro

PT Equityworld Futures

PT Equityworld Futures | S&P 500 Turun setelah Aksi Jual Terburuk Sejak Oktober 2020, Nasdaq Anjlok

equityworld – S&P 500 bergerak lebih rendah pada hari Selasa (8/3) setelah hari terburuk sejak Oktober 2020, karena investor tetap khawatir tentang lonjakan harga komoditas dan perlambatan pertumbuhan ekonomi yang berasal dari invasi Rusia ke Ukraina.

S&P 500 diperdagangkan turun 0,7%, setelah penurunan satu hari terbesar dalam lebih dari setahun pada hari Senin. Nasdaq Composite turun sekitar 0,8%, jatuh lebih jauh ke wilayah pasar bearish. Dow Jones Industrial Average turun sekitar 140 poin.

Saham teknologi mega-cap tertentu terseret di Nasdaq pada hari Selasa. Netflix kehilangan 1,8%, Microsoft turun lebih dari 2%. Apple dan Amazon masing-masing kehilangan lebih dari 1%. (Arl)

Sumber : CNBC, ewfpro

PT Equityworld Futures

PT Equityworld Futures | Dow Turun Hampir 800 Poin Karena Gejolak Pasar Dampak Perang Rusia-Ukraina

equityworld – Saham AS melanjutkan penurunannya pada hari Senin (7/3), menyusul penurunan empat minggu berturut-turut, karena investor semakin khawatir dengan harga energi yang lebih tinggi yang berasal dari konflik Rusia-Ukraina yang akan memperlambat ekonomi ditengah meningkatnya inflasi.

Dow Jones Industrial Average kehilangan 797,42 poin menjadi ditutup pada 32.817,38, terseret oleh kerugian 8% pada American Express. S&P 500 turun 3% menjadi 4.201,08, jatuh lebih dalam ke wilayah koreksi. Rata-rata 500-saham berada lebih dari 12% dari rekor penutupannya. Indeks Nasdaq Composite melemah 3,6% menjadi 12.830,96, dan sekarang berada di wilayah pasar bearish, lebih dari 20% dari penutupan sepanjang masa.

Seiring berlanjutnya perang Rusia-Ukraina, investor memantau potensi konsekuensi ekonomi dari gangguan pasokan energi global. (knc)

Sumber : CNBC, ewfpro

PT Equityworld Futures

PT Equityworld Futures | ANALIS MARKET (07/3/2022) : Pergerakan IHSG Relatif Sideways dengan Kecenderungan Menguat

equityworld – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, IHSG bergerak menguat melanjutkan kembali ke level 6928,33 (+0,87%). Terjadi penguatan sebesar 0,12% selama sepekan kemarin, meskipun demikian IHSG masih mampu mengalami penguatan ditengah gejolak perang Rusia – Ukraina. Perlu dicatat juga bahwa perdagangan selama sepekan kemarin hanya 3 hari, sehingga pelemahan yang terjadi secara global mungkin tidak ter-capture di Indonesia. Penguatan pada IHSG disebabkan karena meningkatnya berbagai harga komoditas seperti batubara, minyak bumi, CPO, serta logam lainnya, tergambar dari sektorsektor yang menguat belakangan ini adalah sektor energi, dan tambang. Sektor yang mendorong penguatan IHSG pada Jumat pekan lalu, yaitu: sektor energi (+6,88%), sektor industri (+2,49%), dan sektor kesehatan (+1,13%). Para investor asing mencatat net buy sebesar Rp 1,90 triliun, dengan saham-saham yang paling banyak dikumpulkan adalah: MDKA, BBRI, TLKM.

Secara teknikal analis, IHSG seperti membentul pola bullish harami pada candle Jumat (04/3) pekan lalu, sebenarnya hal ini menggambarkan adanya sinyal reversal apabila berada di posisi bearish. Namun demikian, karena posisi harga IHSG saat ini berada di atas, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat dorongan dari para investor bullish. Beberapa saham yang memiliki potensi kenaikan yaitu: AGII, SRTG, MDKA, TBIG, BUMI, IRRA, PGAS, ANTM, HRUM, EMTK.

Kemudian dari bursa AS, pelemahan terjadi pada seluruh indeks ditengah membaiknya data ketenagakerjaan disana. Pelemahan masih ditenggarai oleh ketegangan perang Rusia – Ukraina, dimana pada hari kemarin Rusia menyerang dan menduduki PLTN Ukraina, sehingga para investor menarik investasi mereka dari asset-asset yang berisiko seperti saham ke asset yang lebih aman, seperti obligasi ataupun emas.

MARKET OUTLOOK

Pada Senin (07/3) pagi hari ini, dari bursa Asia sudah diperdagangkan di zona negatif yang lumayan dalam, Nikkei melemah 2,8%, dan Kospi melemah 1,8% pada saat laporan ini ditulis. Pelemahan pada mayoritas bursa Kawasan Asia masih disebabkan karena ancaman perang Rusia – Ukraina terhadap perekonomian secara global.

Kemudian dari dalam negeri, IHSG masih memiliki peluang untuk menguat melihat harga komoditas yang belum kunjung turun, sementara dunia mengalami gejolak tinggi, sehingga menciptakan dua sentimen yang saling bertolak belakang.

“Kami melihat pergerakan IHSG relatif sideways dengan kecenderungan menguat, asalkan sektor energi mampu naik tinggi. IHSG akan bergerak pada rentang 6870 – 6960,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (07/3/2022).

Sumber : Pasardana, Investing

PT Equityworld Futures

PT Equityworld Futures | Harga Minyak Dunia Turun Dipicu Ekspektasi Peningkatan Pasokan

equityworld – Harga minyak dunia turun pada Kamis (3/3/2022) dipicu ekspektasi peningkatan pasokan ke pasar minyak mentah global.

Seperti dilansir Reuters, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April 2022 turun US$2,93, atau sekitar 2,6 persen, menjadi US$107,67 per barel di New York Mercantile Exchange.

Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei 2022 merosot US$2,47, atau sekitar 2,2 persen, menjadi US$110,46 per barel di London ICE Futures Exchange.

Pemulihan kesepakatan nuklir Iran terus berlanjut dengan kepala International Atomic Energy Agency (IAEA) Rafael Grossi dijadwalkan mengunjungi Teheran akhir pekan ini untuk menyelesaikan isu uranium yang diperkaya yang dimiliki Iran.

Kunjungan Grossi ke Iran meningkatkan probabilitas terpulihkannya kesepakatan nuklir Iran menjadi 70 persen dari sebelumnya 60 persen. Kesepakatan diperkirakan tercapai bulan ini, secepatnya dalam beberapa hari ke depan.

Pemulihan kesepakatan nuklir Iran akan menyebabkan dicabutnya berbagi sanksi terhadap negara tersebut, termasuk pelarangan ekspor minyak. Peningkatan pasokan ke pasar minyak global dari Iran diperkirakan mencapai 1,3 juta barel per hari.

Sumber : Pasardana, Investing

PT Equityworld Futures

PT Equityworld Futures | Dow Membukukan Hari Terburuk Kedua Di 2022, Terbebani Konflik Rusia-Ukraina

equityworld – Saham A.S. tergelincir pada Selasa (1/3) dan Dow Jones Industrial Average membukukan kerugian terburuk tahun ini sementara harga minyak melonjak ke level tertinggi yang tidak terlihat sejak 2014 karena invasi Rusia ke Ukraina berada di hari keenam.

Presiden Joe Biden dijadwalkan berpidato di depan negara pada pukul 9 malam waktu bagian Timur AS, yang diperkirakan akan memuat komentar tentang lonjakan inflasi dan konflik di Eropa Timur.

Dow Jones Industrial Average berakhir mendekati 600 poin, atau 1,8%, ke level 33.294. Penutupan yang dekat dengan level, 33.119,69, yang menempatkan benchmark blue-chip di wilayah koreksi, atau turun 10% dari tertinggi baru-baru ini, bergabung dengan S&P 500 dan Nasdaq Composite.

Indeks S&P 500 ditutup turun 1,6% pada level 4.306,20, dipimpin oleh penurunan sektor keuangan, dengan turun 3,7%.

Indeks Nasdaq Komposit turun 1,6% di sekitar level 13.532. (Arl)

Sumber : Marketwatch, ewfpro

PT Equityworld Futures

PT Equityworld Futures | Sanksi Baru Rusia Dongkrak Harga Minyak Dunia

equityworld – Harga minyak dunia naik pada Senin (28/2/2022) terdongkrak sanksi baru yang diterima oleh Rusia karena melakukan invasi ke Ukraina.

Seperti dilansir Reuters, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April 2022 naik US$4,13, atau sekitar 4,5 persen, menjadi US$95,72 per barel di New York Mercantile Exchange.

Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman April 2022 meningkat US$3,06, atau sekitar 3,1 persen, menjadi US$100,99 per barel di London ICE Futures Exchange. Kontrak minyak mentah Brent untuk pengiriman April 2022 berakhir pada Senin.

Sanksi baru yang diterapkan membuat beberapa bank Rusia terputus dari sistem pembayaran internasional SWIFT. Kondisi ini menghambat terjadinya penjualan minyak mentah Rusia ke pasar global.

Perhatian para investor selanjutnya tertuju kepada pertemuan OPEC+ pada Rabu (2/3/2022). OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) dan negara-negara produsen minyak lainnya termasuk Rusia diperkirakan akan mempertahankan rencana peningkatan pasokan sebesar 400.000 barel per hari pada April mendatang.

Sumber: Pasardana, Investing

PT Equityworld Futures

Design a site like this with WordPress.com
Get started