Equity World – Saham-saham Eropa melemah pada hari Selasa karena investor global memantau lonjakan imbal hasil obligasi AS dan kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi China.
Indeks Pan-European Stoxx 600 turun 0,6% di awal perdagangan, dengan saham-saham teknologi merosot 2,1% memimpin kerugian sementara saham minyak dan gas naik 1,2%.
Saham-saham di Asia-Pasifik sebagian besar turun pada perdagangan Selasa, karena berbagai perusahaan menurunkan perkiraan PDB China di tengah krisis listrik. Goldman Sachs pada hari Selasa memangkas ekspektasi pertumbuhan PDB China menjadi 7,8%, turun dari perkiraan sebelumnya 8,2%. Nomura juga memperkirakan PDB China akan tumbuh sebesar 7,7% tahun ini, turun dari perkiraan sebelumnya sebesar 8,2%.
Sementara itu, saham berjangka AS stabil dalam perdagangan Senin malam menyusul kenaikan imbal hasil obligasi yang menekan pertumbuhan di pasar.
Pasar Eropa juga terus mencerna dampak dari pemilu Jerman pada hari Selasa setelah pemungutan suara pada hari Minggu menghasilkan lebih banyak ketidakpastian bagi negara tersebut.
Partai Sosial Demokrat (SPD) kiri memperoleh bagian suara terbesar 25,7% dengan selisih tipis, dengan blok kanan Angela Merkel dari Christian Democratic Union dan Christian Social Union memperoleh 24,1% suara.
Negosiasi koalisi antara partai-partai utama dan dua mitra yang lebih kecil, Partai Hijau dan bebas Demokrat, kemungkinan akan memakan waktu berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. SPD sebelumnya telah menolak opsi untuk membentuk “koalisi besar” lainnya dengan CDU/CSU. Kedua pihak telah mengklaim mandat untuk memerintah setelah hasil pemilu.
Di sisi data, moral konsumen Jerman untuk Oktober secara tak terduga telah kembali cerah, menurut indeks sentimen konsumen institut GfK, yang dirilis pada hari Selasa. Survei terhadap sekitar 2.000 orang Jerman naik menjadi 0,3 poin dari revisi -1,1 poin untuk September, melampaui perkiraan Reuters untuk -1,6.
Agenda lain yang menjadi fokus termasuk pidato Presiden ECB Christine Lagarde di Forum ECB tentang Bank Sentral pada pukul 1 siang waktu London dan Outlook Minyak Dunia OPEC yang akan dirilis Selasa sore. (frk)
Sumber : CNBC, Ewfpro
Equityworld Futures